Mengintip/Melihat/Merasakan Cara Pengisian Bahan Bakar Pesawat Terbang
31 August 2010 at 1:54 pm 1 comment
Bagi yang pernah naik pesawat, rasanya seneng banget waktu ngeliat pemandangan-pemandangan yang begitu cantik di luar jendela. Hijau pohon yang terlihat seperti rumput, lautan yang luas tak terbatas, rumah-rumah yang menjamur terlihat begitu kokoh berdiri. Ehemmm…. Ok, kayaknya cukup puisi dari saya. Hahahah…. anda tidak mau kan kalau anda langsung muntah pusing begitu melihat tulisan ini berlanjut. ^^
Ok, cerita soal pesawat terbang. Seperti naik pesawat terbang bukan hal yang “Wah” seperti di Indonesia saat ini. sesawat tentu saja banyak manfaatnya bagi manusia. Bukan hanya bisa mengangkut manusia, pesawat juga bisa membawa barang antar kota, negara, benua. Atau sebagai alat tempur untuk menjaga wilayah kedaulatan (terinspirasi dari memanasnya kasus Indonesia – Malaysia).
Nah, sekarang saya gak akan ngomong jenis-jenis pesawat di dunia, foto-foto pemandangan dari dalam pesawat, atau wallpaper para pramugarinya yang cantik-cantik… XD. Itu semua udah biasa ditulis di blog-blog lain. Tapi kali ini kita akan coba mengintip sedikit bagaimana cara pengisian bahan bakar di pesawat terbang. Ok…. Cekidot!

Udah lihat gambarnya kan? Gambar yang berwarna kuning itu adalah letak tempat bahan bakar itu disimpan. Oh ya, bahan bakar pesawat itu avtur loh yah, ntar ditanya orang gak tau lagi jawabannya. Kebayang kan di tempat duduk yang empuk itu, terdapat penampungan bahan bakar tepat di bawah kursi kita.

Tahap awal tentu saja bahan bakar diangkut dengan menggunakan truk bahan bakar seperti gambar diatas.

Pasti anda pikir “Nah, langsung dicolok deh di lubang tempat itu”. Enak aja, emang segampang itu.. ^^. Sebelum mengisi bahan bakar anda harus mengambil satu mangkuk avtur dari sistem bahan bakar untuk menghapus sedimen yang dapat dikumpulkan dalam rangka untuk memeriksa air dalam tangki bahan bakar.

Ini gambar filternya……

Proses diatas biasanya dikendalikan oleh seorang teknisi yang jam terbangnya lebih banyak dan berpengalaman.

Pemeliharaan pekerja seharusnya di beritahukan kepada sopir tangki bahan bakar,seberapa banyak bahan bakar bahan bakar yang dibutuhkan jadi, sementara si sopir sedang mencoba memasang selang (kadang-kadang mereka melakukan nya berdua supaya berjalan lebih cepat) teknisi pergi untuk memeriksa level yang tersisa.

Sisa bahan bakar tingkat dapat diukur sesuai dengan peralatan yg diatur dalam pesawat dan itu berdasarkan peraturan tetap dalam sebuah buku-log. Seperti biasanya terjadi, informasi yang didapat tidak pernah sama. Bahkan jika suhu di luar berubah, ketebalan bahan bakar akan berubah seiring dengan suhu tersebut, seperti juga semua data instrumen.
Sementara Seluruh lampu yg di alihkan untuk membantu atau mengontrol konsumsi bahan bakar di penerbangan. Beralih sesuai dengan apakah pompa diaktifkan atau tidak. Jika pembacaan meter bahan bakar dan catatan buku bertepatan setidaknya 200 kg – Baru dapat memulai pengisian bahan bakar pesawatnya.

Nah, kalo semua prosedur selesai. Tinggal terbang deh…….
Entry filed under: Pengetahuan, Unik. Tags: avtur, bahan bakar pesawat, isi BBM pesawat, prosedur pengisian bahan bakar pesawat.



1.
koes winarko | 10 February 2011 at 8:31 am
petugas Re-Fueller dan FOO Airlines di setiap bandara ,, sebelum mengisi Avtur ,, terlebih dulu harus menghitung berapa kebutuhan avtur untuk setiap pesawat dilihat dari Aircraft Rotation. Kalau Salah ngisi bisa berantakan anak pasisinya. setelah data pengisian jelas si Re-Fueller meriksa indicator di pesawat berapa sisa avtur di pesawat dan dia harus ngisi berapa liter> serta mengecheck Indicator Mobil Re-Fueller Pertamina, supaya tidak terjadi hal2 yg tidak diinginkan.